Berkebun Online

Diskusi Mengenai Berkebun Online

Liat aja gambar yg dikirim buya tadi

berkebun online
berkebun online

Blog bsa jg rpa ny jdi sumber penghasilan smpingan gan

tu perbandingan berkebun sawit dengan Berkebun Online
blog itu juga website
website pribadi

Jdi angka2 yg ad d blog tu brmunculan dr mna gan?
Jdi kek mna cra main ny tu gan?

buat blog aja
itu = buka lahan
banyak cara menhasilkan duit di internet

Ha trus d apain lgi tu blog mka ny bsa jdi pnghasilan

intinya pasti ke penjualan…
krn bisnis itu sejatinya jualan
kan gitu

Nah tu dy yg bkin ane jdi pusing
N tk prnah mmahami smpe skrg

jadi ane kasi tau salah satunya yg pertama
melalui GOOGLE ADSENSE
ini prinsipnya kita buat media website/blog, setelah banyak konten yang menarik, pasti banyak pengunjung perhari ke blog kita tersebut, klo sudah banyak pengunjung/banyak mata yg melihat blog kita barulah kita daftarkan ke google adsense atau adsense.com

nanti setelah daftar di situ
kita dikasi kode iklan.
kalau kode2 itu kita masukkan di blog kita, akan otomatis berubah
nah, blog kita jadi ada iklan muncul
ramainya yg mengunjungi blog kita pasti satu atau dua akan melihat
ketika ada saja yg melakukan klik pada iklan tersebut. yg klik pas
krn kita yg memfasilitasi org tersebut menuju ke halaman bisnis ny
misalnya ada iklan telkomsel di blog kita, org yg berkunjung menkl
biasa satu x klik paling rendah di indonesia $0,03- $0,10 alias 1300 rupiah sekali klik

Brhbung ad kode2 iklan brarti qt bsa milih sndiri produk ap yg bkan q

adsense yang menentukan iklan di blog kita.
mereka hanya minta kita masukkan kode2 tsb. nanti kode2 itu bekerj

Tpi qt pnya kode2 iklan

iya,
pas kita daftar adsense akan di kasi kode iklan khusus
setiap orang yang daftar akan dikasih kode iklan masing2 yg berbde

Jdi qt monitoring trus tu iklan atw brganti n brtambah dgn sndiri ny

iya
suka2 google iklan apa yg dibuatnya

Artikel atw tlisan yg qt buat tu hrus karya sndiri atw bleh mngangkat

harus karya sendiri
atau menyadur tulisan orang dengan cara ketik ulang boleh
tata bahasa dirombak ualng

Rempong jg klu hrus karya sndiri
haha..

makanya ane tadi barusan beli artikel
tadi barusan beli artikel

Bah d mna pulak lgi beli artikel gan?

ada jasa penulis artikel gan.. bayr pertulisan biasanya 300 kata atau lebih.

misalnya nih kita tulis dari majalah atau buku ke blog kita, bisa gak gan..?

sepanjang tulisan buku itu tidak ada di website internet. gpp..

yg penting jangan sampai ada 2 atau lebih artikel yg sama dalam 1
dan anggap kita (yg lebih telat postingkan) sebagai plagiat
ane udah capek nanam sawit sendiri gan..
rupanya ada org yg bisa nanam.. ane bayarkan ajalah.. walaupun kualitas masih kurang
blog = lahan
artikel = bibit tanaman
pupuk, semprot = share tulisan ke sosmed
facebook, twitter, g+ dll

Copyscale itu apa gan..

lulus copyscape itu lulus plagiat di internet
artinya tulusan yg ditulis kawan tu nanti bisa kita cek adagak dia
caranya pastekan aja tulisanna itu di sini
smallseotools.com/plagiarism-checker/

klo ada yg udah tersedia di internet walau satu paragraf aja pun akan ketahuan kalau ada duplikat

Hrus brguru lgi gw ni tk upgrade ilmu gw gan
Smua tlisan ny tu d paste kn atw jdul ny aj gan?

pastekan semua huruf yang ada pada tulisan… di situ, ktahuan nanti kalau ada duplikat konten klo gak ada, nanti muncul 100% unique, baru aman untuk kita posting di blog kita

klo gak.. nanti blog kita kena hajar google
sampe mati kita nulis gak di INDEX oleh GOOGLE
itu resikonya
makanya kita tau resikonya kita minimalisir
ini kita udah membeli bibit, jangan kita cek pun tidak. rupanya bi
kita yr rugi.. sampe tua gak berbuah sawit kita rawat…
tp intinya prosesnya lumayan lama
krn anggap ini Berkebun Online
tp dibanding sawit 3-4 tahun baru panen
ini tergolong sangat cepat -+ 6 bulan bisa panen
bayangkan klo 1 hari 1 tulisan aja
sambi-sambi
5 bulan aja udah (5×30) 150 tulisan…
dah keren x tu..
apalagi tulisan kita bermanfaat yg sering di cari dan dibutuhkan o
sehari-hari
habis paket internet = cara daftar paket internet simpati 4gb
anak demam tengah malam rumah jauh dokter = cara menurunkan panas
cara modifikasi honda beat racing
cara mengetahui keaslian batu bacan
daily needs..
klo artikel2 seperti itu sudah ada sebanyak 150 . pasti pengunjung
blog ku aja khusus bahas hp, cuma 100 tulisan udah 10rb pengunjung
tantangannya cuma lelah otak, malas, dan kurang tidur.. haha..
saran
kalau mau belajar banyak
ini forum bisnis online no 1 di indonesia
ads.id
daftar aja di situ
pake email
trus klik forum
disitu lengkap x
wabillahi taufik walhidayah…
wasalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh…

 

Demikian diskusi saya bersama teman yang penasaran ingin Berkebun Online

Sepeda Baruku/Sepeda second-ku

Tanggal 2 september 2008 M = 2 ramadhan 1429 H, aku mulai bersepeda
terkenang lagu ketika di Sekolah Dasar dulu…☺
” Kring.. Kring.. Kring.. Ada sepeda…
sepedaku roda dua
kudapat dari kawan (dapat..? beli kalee…)
karena rajin bekerja (cye…. rajin apa minta duit..?)☺

Syukur Alhamdulillah sekarang alat transportku sudah bertambah…
(Lho.. bertambah gemana…? emang lho orang kaya apa…?)
Ya, baiklah..
kalo kita kaji secara historis dulu sekali pada zaman paleozoikum saat masih bayi biasanya aku berjalan masih menggunakan telapak kaki, beberapa tahun kemudian di zaman mesozoikum aku mulai menggunakan sandal maupun sepatu untuk berjalan, masa ini cukup berlangsung lama hingga tanggal 1 november kemarin. Akhirnya sekarang aku telah masuk ke Zaman Neozoikum yang ditandai dengan perubahan cara berpindah (bergerak) yakni dengan menggunakan sepeda… Ha… ha..
entah bagaimana lagi mengungkapkan rasa gembiraku sekaligus mengenang masa lalu…sampai-sampai membuat nama zaman sesuka hati.. Syukur Alhamdulillah..Ya Allah..

Sepeda ini baru ku beli dari seorang teman kuliah yang dulu juga bersepeda, karena suatu alasan tertentu kini teman yang kerap disapa Ali ini sudah membeli sepeda motor untuk menunjuang aktifitasnya. Oleh karena itulah Ali menjual sepedanya kepadaku. Dan harganyapun cukup murah menurutku, yakni Rp. 160.000, yah.. itupun harga persahabatan sih… katanya.. ☺ Jadi uniknya sepeda ini adalah baru sekaligus second.☺

Dengan adanya sepeda ini bermacam kemudahan yang didapat.
Dari sisi mobilitas memang sangat terasa perbedaannya, dimana sebelumnya pergerakanku berkecapan rata-rata 3 km/jam, kini sudah mencapai 10 bahkan 20 km/jam (kalo gak puasa kali ya) yang dulunya perjalanan menuju kampus memakan waktu 20-an menit. sekarang sudah bisa mencapai 10 menit.
dari segi mobilitas lumayan menguntungkan.

Dari sisi financial. sangat terasa ketika pergi ke tempat kawan-kawan atau ke toko-toko buku bahkan untuk ibadah di mesjid kesayangan (surau) sekalipun sudah tidak mengeluarkan biaya lagi. Bayangkan dengan naik angkot. Kalau seminggu rata-rata untuk bergerak keluar rumah ada 3 kali maka sebulan ada 12 kali bergerak keluar rumah. Setiap kali bergerak keluar rumah tentunya pasti akan kembali ke rumah juga sehingga 12 kali keluar rumah + 12 kali kembali kerumah = 24 kali pergerakan selama sebulan. Jika ongkos angkot Rp. 3000/pergerakan. Berapakah total biaya yang dikeluarkan sebulan…?  (Lho… udah macam soal ekonomi pula… he…☺)

sungguh dengan memiliki sepeda seperti sekarang merupakan sebuah penghematan yang besar, dalam sebulan bisa menghemat Rp. 72.000. Nah. karena modal (Harga sepeda) Rp. 160.000, maka dalam dua bulan lebih saja modal sudah kembali…( lho.. kok dihitung dari keuntungan bisnis ziy… ayak-ayak wae ☺)

masuk tanggal 5 september hari jum’at kemarin merupakan hari acara puncak Ramadhan fair teknik yang diadakan di kampus teknik. Acara tidak tanggung-tanggung karena yang diundang adalah penceramah Ust. Arifin Ilham yang kebetulan juga ada schedule ke medan pada tanggal tsb.

Jum’at sore itu tibalah sang al-muqarram ke pentas khutbahnya. Saat itu juga aku yg masih di kosan di-calling untuk membantu dalam hal keamanan (kebetulan jadi bayangan seksi keamanan) oleh ketua seksi. Dengan ada sepeda, kurang dari sepuluh menit aku tiba di Kampus dan sepeda ku parkir di tempatnya. Namun karena acara adalah ramadhan fair yang penuh berkah, dengan pembicara yang karomah serta penonton yang sedang beribadah (puasa), membuat fungsi seksi keamanan acara nyaris tidak berfungsi. para pendengar malah duduk dengan teratur dan penuh khidmat mendengarkan tausiyah dari sang Ustadz Arifin Ilham.

Singkatnya kesimpulan ceramah yang terekam oleh ku adalah mengenai jauhi zina yang kerap melanda anak muda.

“sekali melakukan zina = 40 tahun amal ibadah tidak diterima
itu beru sekali berzina. Bagaimana dengan lebih dari sekali…?” begitu tausiyah beliau.

Beliau juga mengatakan saat muda dulu kerap lihat gadis (C W) cantik, ini merupakan cobaan yang berat namun beliau tutup dengan menjaga pandangan dan kemudian membeli sebuah jilbab dengan harapan suatu saat nanti akan diberikan hanya kepada istri yang pantas mengenakannya (shalehah). Hal ini terus menerus dilakukahnya, kebetulan cobaan paling berat adalah waktu kuliah di Fisip Jurusan Ilmu Politik dulu katanya, sehingga hampir setiap semester beliau membeli sebuah jilbab. Hingga akhirnya beliau melamar seorang anak ulama besar Aceh nan cantik celita dan untuk pertama kalinya beliau menyentuh kehalusan tangan seorang gadis itulah saat ijab qabul lalu beliau pun memberikan jilbab tersebut sebagai mahar pernikahannya. Subhanallah…

disela-sela ceramah pak Gatot tiba-tiba hadir. Pak Gatot adalah wakil gubernur SuMut. benar-benar men-surprise penitia kala itu. Pak Gatot juga menyempatkan diri memberi nasehat singkat. Dan kemudian diakhiri dengan acara BuBar (Buka puasa Bareng) bersama Ust. Arifin.
Acara Buka bersama dilakukan di Mesjid FMIPA-USU sehingga semua bergerak menuju Mesjid tsb.

setelah masuk waktu, acara BuBarpun dilangsungkan. Aku duduk tepat di depan Ust. Arifin dan Pak Gatot yang sedang melahap qurmanya. Jarak itu sangat dekat dan ingin rasanya hal ini diabadikan. Kalau saja Handphone ini ada kameranya…? pikiranpun mulai mengandai-andai, tapi syukur juga karena sempat menyalam beliau.

Usai magrib acarapun selesai sudah, Ust. beserta rombongan mohon diri.
Aku kembali ke Kampus untuk mengambil sepeda. namun yang mengecewakan adalah kunci sepeda yang baru kubeli tadi siang sudah rusak seperti habis dimartil dsb, untuk niat mencuri sepeda ku disaat semua menuju masjid yang jauh dari kampus tadi. Akan tetapi syukur Alhamdulillah sepertinya Allah masih tidak memperkenankan untuk aku kehilangan sepeda baru, sehingga walaupun kunci tersebut sudah dirusak tetapi sang maling tetap tidak bisa melepaskan kaitan kunci sepeda tersebut, sehingga aksinya itu tidak berhasil.. Alhamdulillah..

thats all 4 to day…

leave your comment…

Hari yang aneh

Senin, tgl 25 agustus 2008

Hari ini merupakan hari yang aneh begiku.

Bagaimana tidak, biasanya telat subuh hari ini sudah terbangun sebelum adzan berkumandang. (Tanya kenapa……?)

Ternyata Allah masih sangat sayang kepada hambanya dengan mengirimkan sejumlah nyamuk saat tidur tadi malam, aku mendonorkan darah secara paksa tanpa sadar kepada si nyamuk tersebut melalui jarum suntik mulutnya.

Semarak nyamuk yang menggerutu di muka, tangan dan kaki, membuatku akhirnya terbangun. Meskipun setelah tangan dan kaki “bendol-bendol” akibat gigitan.

Tetapi aku akhirnya dapat shalat shubuh berjama’ah di musolla. Alhamdulillah…..

Lebih kurang hampir selama 2 bulan ini badan terasa lemah, kurang semangat dan terus tidak fit, tetapi hari ini waktu untuk kembali jogging “Akhirnya Datang Juga”… Huh…. Segeerrrr……! Udara sejuk kuberlari di bawah pepohonan rindang, daun-daunnya yang penuh embun begitu lebat, nyaris sang mentari tidak mampu menembusnya untuk menyinari trotoar jalan tempatku melayang-layangkan kaki ke udara. Dengan sepatu baru yang untuk membelinya neggunakan uang pemberian dari Teteh (Kakak) nun jauh di Banda Aceh sana, sepatu baru ini sangat nyaman untuk dibawa jogging, memang sengaja kubeli sepatu sport agar selain kuliah, habi yang satu inipun tetap lestari.

Pagi itu ujung syaraf otak hingga otot kaki terasa sangat bugar. Alhamdulillah sakit-sakitan dan tidak fit selama puluhan hari Lunas sudah dengan Jogging satu hari. Alhamdulillah…..

Pergi ke Kampus, kunci kos dan tugas yang sudah siap kumpul kubawa di dalam tas.

Dengan tugas yang ready dengan gengsinya gaya jalanpun berubah. Ke-Pe-De-an yang tinggi seolah berjalan bak model di atas “Cat Walk” idih…. sungguh suatu ke-norak-an yang mengatasnamakan ke-Pe-De-an. Huh…..

Sesampainya di kampus aku memeriksa tugas…. Aduh… Rupanya aku salah membawa tugas, yang terbawa adalah tugas matakuliah yang lain dan tugas untuk hari ini masih tertinggal di atas meja belajar di kos. Drastis obsesi model tadi berubah menjadi orang bingung tak menentu karena dijepit waktu masuk hanya beberapa menit lagi. Dengan tergesa ku pinjam kereta teman untuk mengambil tugas yang satu lagi. Ternyata perjalanan menuju kos tidak secepat dan semudah yang dibayangkan.

Tiba-tiba saja sang tetesan gerimis mengajak teman-temannya yang lain untuk ikut turun ke bumi, aku diserbu habis-habisan. Sungguh mengenaskan… karena sudah terlanjur basah, maka perjalanan terus kulanjutkan. Keluar kampus melalui jalan utama nyaris kena razia polisi karena tidak mengenakan helm, dengan kebut kucari jalan lain dan akhirnya dengan sisa-sisa semangat dan baju yang basah kunyup aku sampai juga di “Singgasana Istana Kos”.

Yang paling menyakitkan lagi ketika sampai di kos aku tidak membawa kunci di saku celana, melainkan di dalam tas, sementara tas sendiri aku tinggal di kampus bersama teman yang keretanya ku bawa dengan alasan pergi hanya sebentar.

Oh.. lengkaplah sudah penderitaan ini…. akhirnya aku tidak bisa masuk ke kos. Niat untuk mengambil tugas sirna sudah terkubur oleh kecorobohan semata.

Ternyata Allah benar-benar sangat menyayangiku dan ingin menaikkan kelasku dengan memberi ujian seperti ini. Dengan tangan kosong dan basah kuyup aku kembali ke kampus.

Sampai di kampus aku sudah terlambat dan bagi yang terlambat tugas diserahkan minggu depan. Namun tetap Alhamdulillah… temanku cukup banyak karena yang terlambat bukan aku sendiri melainkan hampir 1/3 kelas.

Waktu kuliah habis sudah, kebetulan di ruang sebelah para junior T. Mesin 2008 sedang berkumpul (tepatnya di-kumpul) bersama (oleh) beberapa senior.

Akupun menuju ruang sebelah. Saat kaki berpijak tepat di depan pintu aku seperti sedang mengintip sebuah perguruan Shaolin. “Wow, banyuak sekali biksu shaolin di sini” gumamku. Tak pelak lagi mereka adalah juniorku angkatan tahun 2008 yang baru orientasi. Sesuai bidangnya, Teknik Mesin memang didominasi oleh kaum Adam, dan untuk orientasi semua “cama” harus di”gundul” kepalanya. Pantas saja ruangan ini sudah seperti perguruan shaolin

Tak jauh dari tempatku berdiri terlihat sosok aneh, bak bunga matahari yang dikerumuni oleh kumbang-kumbang haus ternyata ada sesosok garis keturunan hawa. Ya… ada seorang mahasiswa baru perempuan di teknik mesin.

Nyaris tercipta kebudayaan baru di T. Mesin. Secara Historis T. Mesin memang terkenal dengan dengan ke-jantanannya, berlatar belakang laki-laki bahkan latar depan sekalipun semua diwarnai dengan aura maskulin yang kental. Kedatangan seorang gadis baru di kampus maskulin ini cukup memberi effect ke sejumlah mahasiswa khususnya senior. Seperti mengalami getaran psikis. Mungkin terdengar cukup aneh tapi itulah kenyataannya, ada beberapa mahasiswa senior yang mulai belajar “ja im” padahal terlihat sangat aneh dan menggelikan saat bicara dengan sang ratu baru mesin ini, ada yang mencoba membangun wibawa untuk berbicara namun berakhir keringat dingin, ada yang gelisah saat teman yang lain lebih lihai dalam mengambil hati sang rebutan dengan mengganggu pembicaraan mereka, ada yang kesehariannya bringasan tiba-tiba berubah menjadi malaikat yang baik budi nan luhur, Ada pula yang berbicara apa adanya menganggap sesama mahasiswa lain tanpa membedakannya sebagai seorang permpuan.

Wah… sungguh hari ini memang hari yang aneh…

22/08/08

“Hah… Astaghfirullah…..!!! Lagi-lagi hari ini aq kecolongan.” Gumamku kaget seraya bangkit dari tidur.

“Ya Allah… Ampunilah hambamu ini… yang kerap kali lalai atas perintah-Mu, lagi-lagi hari ini aku bangun jam 7 lewat, oh… Tuhan tanpaknya aku kembali harus shalat shubuh di hadapan mataharimu”.

Ya.. tampaknya Syaitan masih lebih menguasai diriku dibanding setitik iman ini.

Bagaimanapun, aku tidak boleh tidak shalat subuh. Langsung aku menuju kamar mandi, membuka kran yang ada di kamar mandi untuk berwudhu’ lalu terus langsungkan shalat.

“Betapa sudah buruknya iman ini” sesalku dalam hati.

Syaitan memang benar-benar musuh yang nyata bagi manusia, senantiasa melalaikan manusia dan mengajaknya ke neraka. Dengan senjata nafsunya, tidak jarang iman kitapun habis dibantainya. Kadang iman terasa naik-turun, saat itu pula seolah sedang berlangsung peperangan yang dahsyat antara iman dan nafsu di dalam batin dan hanya cahaya Allah yang mampu menyelamatkan.

Oleh karena itu, setiap kali usai shalat sering kupanjatkan doa,

“Ya muqallibul qulub, tsabbit qulubana aladdiin”

Allahumma inni a’udzubika minal hammi wal hadzaani, wa a ‘udzubika minal aj zi wal katsali, wa a ‘udzubika minal jubni wal bukhli, wa a udzubika min khalabatiddaini wa qahrir rijaal.”

“Allahmummaghfirli dzunubi waliwaali dayya warhamhuma kama rabbayaani saghiira”

“Ya Allah ampunilah dosa hamba-Mu ini, karena ketika sakit baru mengingat-Mu, ketika miskin baru mengingat-Mu, ketika terlambat dan dihimpit oleh waktu baru mengingat-Mu. Ya Allah buatlah Hamba-Mu ini tidak menyesal di Akhirat kelak”

Semoga Allah senantiasa menjaga kita agar kita tetap Istiqamah kepada Allah.

Alangkah indah dan bahagianya hidup bilamana selalu dalam naungan dan cinta kasih dari Sang Pencipta.

Maha besar Allah yang menciptakan Syurga maha indah untuk hamba-hambanya yang bertaqwa.

Maha besar Allah yang menciptakan Dunia beserta segala isinya sebagai tempat persinggahan manusia dalam menyembah Allah.

Maha besar Allah yang menciptakan manusia beserta perasaan cinta di dalamnya.

Masuk jam siang.

Sekembali dari kampus kusempatkan membaca kembali suatu kisah yang menyiratkan cinta didalamnya…

Berikut penggalan kisahnya…

“Tolong! Toloong hentikan kudaku ini! Ia tidak bisa dikendalikan.”

Mendengar itu Zahid tegang. Apa yang harus ia perbuat. Sementara kuda itu semakin dekat dan tinggal beberapa belas meter di depannya. Cepat-cepat ia menenangkan diri dan membaca shalawat. Ia berdiri tegap di tengah jalan. Tatkala kuda itu sudah sangat dekat ia mengangkat tangan kanannya dan berkata keras,

“Hai kuda makhluk Allah, berhentilah dengan izin Allah!”

Bagai pasukan mendengar perintah panglimanya, kuda itu meringkik dan berhenti seketika. Perempuan yang ada dipunggungnya terpelanting jatuh. Perempuan itu mengaduh. Zahid mendekati perempuan itu dan menyapanya,

Assalamu’alaiki. Kau tidak apa-apa?”

Perempuan itu mengaduh. Mukanya tertutup cadar hitam. Dua matanya yang bening menatap Zahid. Dengan sedikit merintih ia menjawab pelan,

Alhamdulillah, tidak apa-apa. Hanya saja tangan kananku sakit sekali. Mungkin terkilir saat jatuh.”

“Syukurlah kalau begitu.”

Dua mata bening di balik cadar itu terus memandangi wajah tampan Zahid. Menyadari hal itu Zahid menundukkan pandangannya ke tanah. Perempuan itu perlahan bangkit. Tanpa sepengetahuan Zahid, Ia membuka cadarnya. Dan tanpak wajah cantik dan memesona,

“Tuan, saya ucapkan terima kasih. Kalau boleh tahu siapa nama Tuan, dari mana dan mau ke mana Tuan?”

Zahid mengangkat mukanya. Tak ayal matanya menatap wajah putih bersih memesona. Hatinya bergetar hebat. Syaraf dan ototnya terasa dingin semua.

Inilah untuk pertamakalinya ia menatap wajah gadis jelita dari jarak yang sangat dekat. Sesaat lamanya keduanya beradu pandang. Sang gadis terpesona oleh ketampanan Zahid, sementara gemuruh hati Zahid tak kalah hebatnya. Gadis itu tersenyum dengan pipi merah merona, Zahid tersadar, ia cepat-cepat menundukkan kepalanya. “Innalillah. Astaghfirullah,” gemuruh hatinya.

“Namaku Zahid, aku dari masjid mau mengunjungi sasudaraku yang sakit.”

“Jadi, kaukah Zahid yang sering dibicarakan orang itu? Yang hidupnya Cuma didalam masjid?”

“Tak tahulah. Itu mungkin Zahid yang lain.” kata Zahid sambil membalikkan badan. Ia lalu melangkah.

“Tunggu dulu Tuan Zahid! Kenapa tergesa-gesa? Kau mau kemana? Perbincangan kita belum selesai!”

“Aku mau melanjutkan perjalananku!”

Tiba-tiba gadis itu berlari dan berdiri di hadapan Zahid. Terang saja Zahid gelagapan. Hatinya bergetar hebat menatap aura kecantikn gadis yang ada di depannya. Seumur hidup ia belum pernah mengahadapi situasi seperti ini.

“Tuan aku hanya mau bilang, namaku Afirah. Kebun ini milik ayahku. Dan rumahku ada di sebelah selatan kebun ini. Jika kau mau silakan datang ke rumahku. Ayah pasti akan senang dengan kehadiranmu. Dan sebagai ucapan terima kasih aku mau menghadiahkan ini.”……………………..?

Apapun itu hadiahnya… Inilah sepenggal kisah yang ku baca tadi siang.

Silakan Comment