Anak yang dekat dengan ayahnya berpotensi lebih sukses

image

Keluarga yang dilengkapi dengan sang buah hati merupakan suatu kebahagiaan tak ternilai, tidak sedikit pasangan suami istri di dunia belum mendapatkan keturunan.

Berbahagialah keluarga yang mendapatkan belahan jiwa. Memberikan yang terbaik kepadanya adalah prioritas utama dari para orang tua. Termasuk dalam hal mendidik anak.

Perlu kita ketahui bahwa ibu adalah guru pertama bagi sang anak selaku insan yang melahirkan sebagai mana dalam istilah islam kita ketahui “al ummu madrasatun” yang artinya ibu adalah sekolahnya anak.

Di sisi lain, ayah juga berpotensi besar terhadap tumbuh kembang anak, selain sosok ibu, anak juga sangat membutuhkan sosok seorang ayah, tidak sedikit anak yang kadang hanya mau digendong oleh ayahnya saja.

Lazimnya seorang Anak akan lebih menyukai hal-hal baru, kehadiran sentuhan ayah merupakan satu hal baru yang akan menjadi referensi si anak. Semakin banyak hal yang dilakukan ayah maka semakin banyak pula referensi yang direkam oleh anak.

Secara umum menurut kebiasaan dan budaya, seorang ayah lazimnya adalah yang berusaha dan berupaya mencari nafkah, setiap hari sang ayah berfikir dan bekerja untuk survive. Baik secara langsung atau tidak ternyata si anak sudah merekam dan menjadi pola tersendiri seperti pola penyelesaian masalah dan menangkap peluang.

Seperti dilansir suaranews com
Penelitian Father Involvement Research Alliace menjelaskan bayi yang dekat dengan ayah cenderung memiliki emosi yang stabil, lebih percaya diri saat dewasa, serta bersemangat dalam mengeksplorasi potensi diri untuk merealisasikan ide dan impian. Kemudian, dalam lingkungan pergaulan, anak yang dekat dengan ayah cenderung lebih mudah bersosialisasi dan memiliki banyak teman karena dianggap menyenangkan.

Ibu dan ayah memiliki kelebihan masing masing sebagai pengasuh anak. Kalau disimpulkan dalam istilah dapat dikatakan bahwa ibu adalah tempat anak belajar dengan cara mendengar (ilmu yang didapat secara langsung), sementara ayah adalah tempat anak belajar dengan cara membaca (ilmu yang didapatkan dengan butuh proses).

Tentunya hal yang membutuhkan proses akan melatih lebih si anak dan ini merupakan bagian alasan mengapa anak berpotensi lebih sukses jika dekat dengan sang ayah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s