Sepeda Baruku/Sepeda second-ku

Tanggal 2 september 2008 M = 2 ramadhan 1429 H, aku mulai bersepeda
terkenang lagu ketika di Sekolah Dasar dulu…☺
” Kring.. Kring.. Kring.. Ada sepeda…
sepedaku roda dua
kudapat dari kawan (dapat..? beli kalee…)
karena rajin bekerja (cye…. rajin apa minta duit..?)☺

Syukur Alhamdulillah sekarang alat transportku sudah bertambah…
(Lho.. bertambah gemana…? emang lho orang kaya apa…?)
Ya, baiklah..
kalo kita kaji secara historis dulu sekali pada zaman paleozoikum saat masih bayi biasanya aku berjalan masih menggunakan telapak kaki, beberapa tahun kemudian di zaman mesozoikum aku mulai menggunakan sandal maupun sepatu untuk berjalan, masa ini cukup berlangsung lama hingga tanggal 1 november kemarin. Akhirnya sekarang aku telah masuk ke Zaman Neozoikum yang ditandai dengan perubahan cara berpindah (bergerak) yakni dengan menggunakan sepeda… Ha… ha..
entah bagaimana lagi mengungkapkan rasa gembiraku sekaligus mengenang masa lalu…sampai-sampai membuat nama zaman sesuka hati.. Syukur Alhamdulillah..Ya Allah..

Sepeda ini baru ku beli dari seorang teman kuliah yang dulu juga bersepeda, karena suatu alasan tertentu kini teman yang kerap disapa Ali ini sudah membeli sepeda motor untuk menunjuang aktifitasnya. Oleh karena itulah Ali menjual sepedanya kepadaku. Dan harganyapun cukup murah menurutku, yakni Rp. 160.000, yah.. itupun harga persahabatan sih… katanya.. ☺ Jadi uniknya sepeda ini adalah baru sekaligus second.☺

Dengan adanya sepeda ini bermacam kemudahan yang didapat.
Dari sisi mobilitas memang sangat terasa perbedaannya, dimana sebelumnya pergerakanku berkecapan rata-rata 3 km/jam, kini sudah mencapai 10 bahkan 20 km/jam (kalo gak puasa kali ya) yang dulunya perjalanan menuju kampus memakan waktu 20-an menit. sekarang sudah bisa mencapai 10 menit.
dari segi mobilitas lumayan menguntungkan.

Dari sisi financial. sangat terasa ketika pergi ke tempat kawan-kawan atau ke toko-toko buku bahkan untuk ibadah di mesjid kesayangan (surau) sekalipun sudah tidak mengeluarkan biaya lagi. Bayangkan dengan naik angkot. Kalau seminggu rata-rata untuk bergerak keluar rumah ada 3 kali maka sebulan ada 12 kali bergerak keluar rumah. Setiap kali bergerak keluar rumah tentunya pasti akan kembali ke rumah juga sehingga 12 kali keluar rumah + 12 kali kembali kerumah = 24 kali pergerakan selama sebulan. Jika ongkos angkot Rp. 3000/pergerakan. Berapakah total biaya yang dikeluarkan sebulan…?  (Lho… udah macam soal ekonomi pula… he…☺)

sungguh dengan memiliki sepeda seperti sekarang merupakan sebuah penghematan yang besar, dalam sebulan bisa menghemat Rp. 72.000. Nah. karena modal (Harga sepeda) Rp. 160.000, maka dalam dua bulan lebih saja modal sudah kembali…( lho.. kok dihitung dari keuntungan bisnis ziy… ayak-ayak wae ☺)

masuk tanggal 5 september hari jum’at kemarin merupakan hari acara puncak Ramadhan fair teknik yang diadakan di kampus teknik. Acara tidak tanggung-tanggung karena yang diundang adalah penceramah Ust. Arifin Ilham yang kebetulan juga ada schedule ke medan pada tanggal tsb.

Jum’at sore itu tibalah sang al-muqarram ke pentas khutbahnya. Saat itu juga aku yg masih di kosan di-calling untuk membantu dalam hal keamanan (kebetulan jadi bayangan seksi keamanan) oleh ketua seksi. Dengan ada sepeda, kurang dari sepuluh menit aku tiba di Kampus dan sepeda ku parkir di tempatnya. Namun karena acara adalah ramadhan fair yang penuh berkah, dengan pembicara yang karomah serta penonton yang sedang beribadah (puasa), membuat fungsi seksi keamanan acara nyaris tidak berfungsi. para pendengar malah duduk dengan teratur dan penuh khidmat mendengarkan tausiyah dari sang Ustadz Arifin Ilham.

Singkatnya kesimpulan ceramah yang terekam oleh ku adalah mengenai jauhi zina yang kerap melanda anak muda.

“sekali melakukan zina = 40 tahun amal ibadah tidak diterima
itu beru sekali berzina. Bagaimana dengan lebih dari sekali…?” begitu tausiyah beliau.

Beliau juga mengatakan saat muda dulu kerap lihat gadis (C W) cantik, ini merupakan cobaan yang berat namun beliau tutup dengan menjaga pandangan dan kemudian membeli sebuah jilbab dengan harapan suatu saat nanti akan diberikan hanya kepada istri yang pantas mengenakannya (shalehah). Hal ini terus menerus dilakukahnya, kebetulan cobaan paling berat adalah waktu kuliah di Fisip Jurusan Ilmu Politik dulu katanya, sehingga hampir setiap semester beliau membeli sebuah jilbab. Hingga akhirnya beliau melamar seorang anak ulama besar Aceh nan cantik celita dan untuk pertama kalinya beliau menyentuh kehalusan tangan seorang gadis itulah saat ijab qabul lalu beliau pun memberikan jilbab tersebut sebagai mahar pernikahannya. Subhanallah…

disela-sela ceramah pak Gatot tiba-tiba hadir. Pak Gatot adalah wakil gubernur SuMut. benar-benar men-surprise penitia kala itu. Pak Gatot juga menyempatkan diri memberi nasehat singkat. Dan kemudian diakhiri dengan acara BuBar (Buka puasa Bareng) bersama Ust. Arifin.
Acara Buka bersama dilakukan di Mesjid FMIPA-USU sehingga semua bergerak menuju Mesjid tsb.

setelah masuk waktu, acara BuBarpun dilangsungkan. Aku duduk tepat di depan Ust. Arifin dan Pak Gatot yang sedang melahap qurmanya. Jarak itu sangat dekat dan ingin rasanya hal ini diabadikan. Kalau saja Handphone ini ada kameranya…? pikiranpun mulai mengandai-andai, tapi syukur juga karena sempat menyalam beliau.

Usai magrib acarapun selesai sudah, Ust. beserta rombongan mohon diri.
Aku kembali ke Kampus untuk mengambil sepeda. namun yang mengecewakan adalah kunci sepeda yang baru kubeli tadi siang sudah rusak seperti habis dimartil dsb, untuk niat mencuri sepeda ku disaat semua menuju masjid yang jauh dari kampus tadi. Akan tetapi syukur Alhamdulillah sepertinya Allah masih tidak memperkenankan untuk aku kehilangan sepeda baru, sehingga walaupun kunci tersebut sudah dirusak tetapi sang maling tetap tidak bisa melepaskan kaitan kunci sepeda tersebut, sehingga aksinya itu tidak berhasil.. Alhamdulillah..

thats all 4 to day…

leave your comment…

One thought on “Sepeda Baruku/Sepeda second-ku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s