Marhaban Ya Ramadhan

Hari ini tgl 3 September 2008 bertepatan dengan 2 Ramadhan 1429 H.
Awal ramadhan kali ini diwarnai oleh cuaca yang sangat sejuk. Spontan perbedaan suasana kampus mesin terlihat jelas. Kampus yang lazimnya sebagai tempat mahasiswa, sibuk karena diskusi membahas soal kuliah (alias sibuk ber-kongko-kongko) ini, tiba-tiba berubah menjadi tempat peristirahatan yang sangat adem. Bukan hanya mahasiswa yang berpuasa saja, beberapa pegawai TU pun ikut “tidur-tiduran” demi menghilangkan rasa lapar saat puasa.

Ya, tidur sepertinya sudah menjadi makanan alternatif bagi umat muslim di seluruh penjuru dunia kala bulan puasa. Selain karena energi tidak begitu terkuras, tidur bahkan disunahkan apabila kita yang tidak tidur lebih memberi mudarat nantinya.

Di beberapa pojok kampus, tidak sedikit teman-teman yang menghabiskan waktunya untuk membuka browser masing-masing dengan notebook yang dipangku. Keasikan berselancar ini membuat rasa lapar dan dahaga seolah hilang, hal ini tampaknya mulai mejadi menu makanan baru saat berpuasa bagi yang memilikinya.

Suasana ini terasa sangat nyaman bagi ku. Dimana kapling-kapling tempat ber-kongko ria berkurang, sehingga menulurut istilah getaran dikatakan noisenya hanya beberapa desibel di ambang batas bawah pendengaran manusia (infrasonik), dan bagiku hal ini menimbulkan rasa nyaman tersendiri.

Di sela-sela puasa pertama bahkan sebelum puasa kemarin, hampir setiap satu jam sekali inbox handphoneku menerima pesan, rata-rata isinya adalah ucapan selamat berpuasa serta mohon kemaafan dalam menyambut ramadhan. Hal ini bukan hanya terjadi padaku, dan sebagian kecil umat muslim yang berpuasa saja, tapi mungkin umat islam se-indonesia atau bahkan umat se-dunia yang beragama islam juga ikut ambil bagian dalam melancarkan bisnis pulsa seluler yang ada di seluruh dunia ini.

Akan tetapi, ribuan bahkan jutaan sms “ucapan” dengan content variatif yang saling transfer di awal ramadhan ini, menurutku bukan sekedar “ucapan” belaka namun lebih dari itu yakni men-simpul ulang tali silaturrahmi (persaudaraan) yang sangat tinggi nilainya. Beberapa pesan singkat (sms) masuk inbox tanggal 1 ramadhan 1429 H kemarin cukup membuatku terkesan dan memberi nilai tambah tersendiri akan eksistensi teman-teman yang mengirim pesan tersebut kendati sejauh apapun jarak kami.

Ajaib…! Sekian lama sudah tidak bersua, namun satu pesan saja mampu mengikat kembali keakraban seperti sediakala. Berikut bebrapa pesan ucapan yang masuk ke handpone ku saat akhir sya’ban dan awal ramadhan kemarin:

“Asslkm. Malam ini tutup buku amal lama, buka buku amal baru, maafkan semua dosa mungkin ada khilaf dan salah selama ini….”
=Bg Safwan (Bireun)=

“Asslkm. Allahuakbar 2.
Sblm sya’ban usai
Sblm ramadhan tiba
Sblm dosa b’ +
Sblm jantung brhnti berdetak
Sblm darah brhnti mengalir
—–
Sblm sinyal hilang
Sblm operator
Sblm c m z di pending
Sblm plza aq abiz..

Aq mo ucapin “Met menyambut bulan suci Ramadhan 1429H semoga ibadah qt diterima oleh Allah SWT.”
=Ruslan (Unsiyah-Banda Aceh)=

“Jk sma hrta adlh Racun, mk zakatlah penawarnya
Jk slruh umur adlh dosa, mk Taubatlah obatnya.
Jk slruh bulan adlh noda, mk Ramadhanlah pemutihnya

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa”
=Irwansyah (AMIK- SerGai)=

“Before d light turn off
Before d time has passed
N before Ramadhan is coming

Please 4give every Anda’s mistakes
May Allah alway bles Us…
Map lahir bathin…

=Bayu Aprianda.P (Lhokseumawe)=

“Dlm rendah hati ada ketinggian budi,
Dlm kemiskinan hrta ada kekayaan jiwa
Dlm kelembutan lidah ada keterlanjuran kata
Mulut kadang slh berucap
Mata kadang slh melihat
Hati kadang slh mendga
Canda kdang membuat luka
Dlm senda gurau ada khilah n dosa
N x ne terucap “Maaf atas Segalanya”

Selamat menunaikan iadah puasa
Hamdan & Keluarga
=Hamdan (Subulssalam)=

“Bila hati bertabur debu
Bila sang waktu mengukir dosa
Bila perjalanan hidupku tergores kesalahan
Izinkan maaf sebagai penebusnya

Marhaban Ya Ramadhan mari kita tingkatkan Ibadah Qt dibulan yang penuh berkah ini.”
=Nana (IPDN-Jatinangor)=

“Diantara bait & kata
Diantara canda & tawa
Ada khilaf yang tercipta
Seuntai maaf penyejuk jiwa
Semoga kebersamaan tetap terjaga wlw mata tak bisa bertatap & tanganpun tak bisa berjabat,
Namun kata msh bisa terucap.
“Selamat menunaikan ibadah puasa…!
Mohon maaf lahir bathin”
=Sahyuni (USU-Medan)=

“Asw.. Mohon Maaf Lahir Batin aas sgl kesalahan
Lisan yg tak terjaga, akhlak yg kurang ahsan & hati pernah su’udzan….
Afwan jiddan.. atas semua yg tlh dilewati bersama mudah2an Ramadhan tahun ini lebih baik dr tahun2 sebelumnya dan mudah2an kt kembali fitri…”
=Mutia (Unsiyah-Banda Aceh)=

“Tertunduk sujud dlm sucinya sajadah
Mendera luapa dosa yang tak terhigga
Mengubur semua khilaf q
Tuk ucapkan mhm maaf lahir bathin
Met menjalani ibadah syaum…”
=Eni (USU-Medan)

“Mari qt setting niat…
Upgrade iman….
Download sabar….
Delete dosa…..
Approve maaf…….
Dan hunting pahala…..
Agar qt getting guest list masuk surga-Nya…..

Marhaban Ya Ramadhan

Mohon maaf lahir bathin”
=Taupik (AMIK-Tanjung Balai)=

“Fajar Ramadhan hampir selembar sutra menghapus noda
Seuntai maaf penyejuk jiwa
Sucikan hati, bersihkan diri, hiasi ibadah dg amalan mulia,
Met menjalankan ibadah puasa
Mohon maaf atas segala kekhilafan”
=Bunda Surliana (Subulussalam)=

“Terselip kilaf dlm canda
Tergores luka dlm tawa
Terbersit pilu dlm tingkah laku
Tersinggung rasa dlm bicara

Marhaban ya Ramadhan
Maaf lahir bathin.”
=Yuli (AkBid-Subulussalam)

“Sahabat adalah dia yg menghampiri ketika seluruh dunia menjauh
Karena persahabatan itu seperti TANGAN dg MATA
Saat tangan terluka mata menangis
Saat mata menangis tangan yg menghapusnya
Aq juga minta maaf atas salah dan khilaf yang qu perbuat selama qt berteman
Semoga kita dirahmati Allah, Amin.”
=Bg Wahid (Telkomsel-Medan)=

“Jiwa akan sepi tanpa teman hati, akan mati tanpa iman
Cinta akan pudar tanpa kasih sayang
Awali hari dg do’a & ikhtiar
Jernihkan hati dan fikran menyambut harapan dimasa depan
Selamat menunaikan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1429 H
Mohon maaf lahir bathin.”
=Darma (Subulussalam)=

“Marhaban ya Ramadhan..
Semoga ramadhan x ini mnjdi BBM (Bulan barakah & Maghfirah) agar qt bisa dpt PREMIUM (Prei makan dan minum) guna menjalankan SOLAR (Shalat yang Lancar) sbg usaha mendapatkan MINYAK TANAH (meningkatkan Iman yang banyak dan tahan nafsu amarah)
Met Bulan Puasa 1429 H
Mohon Maaf lahir Bathin..”
=Dian (USU-Medan)

“Selamat berjuang di bulan Ramadhan, semoga mencapai kemenagan di hari fitri.
Maaf lahir bathin ya…”
=Ka Cin Fitri (Subulussalam)=

“Mohon maaf lahir bathin moga puasa sekarang lebih baik dari tahun kemarin,
Amin…”
=Bg Kariko (Lhokseumawe)=

“Assalamu’alaikum Wr, Wb
Selamat mennaikan ibadah puasa 1429 H
Mohon maaf lahir batin ment puasa ya Gun…”
=Reno (USU-Medan)=

Demikianlah beberapa dari pesan yang disampaikan teman-teman, keluarga dan handai tolan yang lain. Cukup banyak sebenarnya namun untuk menulis semua akan sangat menyita waktu.

Demikian untuk postingan x ne…

Aku juga mau mengucapkan kepada mu….

Mari kita tingkatkan amal ibadah dan penuhi hari-hari dengan hal positif

Nabi Saw. bersabda, “Seandainya umatku mengetahui ( semua keistimewaan ) yang dikandung oleh Ramadhan, niscaya mereka mengharap seluruh bulan menjadi Ramadhan.”

“Selamat menunaikan Ibadah Puasa 1429 H
Mohon Maaf Lahir Bathin.”

Leave Your Comment…!

2 thoughts on “Marhaban Ya Ramadhan

  1. puasa memang mempererat silaturahmi (silaturahim)… begitu indahnya Ramadhan…

    “mari kita niati sekolah, kuliah, kerja atau apa pun aktivitas kita sebagai ibadah… perbedaan ibadah & bukan, terletak pada niat…”

    terima kasih sharingnya…
    semoga bisa menjadi ilmu yg bermanfaat & Multi Level Pahala (MLP), amin…
    selamat Berpuasa… semoga segala ibadah kita diterima oleh Allah SWT, amin…

    sebagai pelengkap, saya membuat tulisan untuk menjawab mengapa kita masih didera malas beribadah, baik mahdhah maupun ghayru mahdhah, terutama di luar Ramadhan…

    tulisan tentang “Mengapa Pahala Tidak Berbentuk Harta Saja, Ya?”

    silakan berkunjung ke:

    http://achmadfaisol.blogspot.com/2008/08/mengapa-pahala-tidak-berbentuk-harta.html

    semoga Allah menyatukan dan melembutkan hati semua umat Islam, amin…

    salam,
    achmad faisol
    http://achmadfaisol.blogspot.com/

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s