Tempat Wisata Rekreasi di Tapaktuan yang paling mantap

Tempat Wisata Rekreasi di Tapaktuan yang paling mantap kerap jadi pencarian wisatawan atau pelancong bahkan para pekerja kantoran yang sedang berlibur sekedar menghilangkan penat dihari sabtu minggu.

wpid-wp-1428815456244.jpeg  IMG_20150411_171230

 

Khususnya pelibur yang berasal dari daerah sekitaran Aceh Barat Selatan, Subulussalam hingga Aceh Singkil. Tapaktuan adalah Ibukota salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Aceh tepatnya Kabupaten Aceh Selatan.

Salah satu tempat wisata di Tapaktuan yang menarik adalah Pemandian Putri yang terletak di desa Panjupian. Lokasi yang eksotis terletak dikaki bukit pegunungan desa Panjupian menjadikan komplek wisata ini memiliki nilai lebih tersendiri bagi para pengunjung yang kerap datang berulang.

IMG_20150411_174818

Selain lokasi yang menarik, Pemandian Putri juga menjadi lokasi yang sangat alami dengan mata air gunung yang dingin bersih dan segar mengalir terus menerus ke dalam kolam buatan yang airnya sama sekali tidak tergenang malainkan terus bersikulasi mengalir setiap detik tanpa henti sehingga kolampun senantiasa bersih dan bening.

IMG_20150411_175031

Tempat yang terbuka namun dipadati dengan batang batang pohon nan rindang menjadikan udara sejuk mengalir manyapa kulit pengunjung dan pohon yang rindang seolah tiada terik mentari yang tajam bagi kulit. Bahkan pondok-pondokpun sudah disediakan khusus untuk menambah kenyamanan pengunjung, benar benar suatu lokasi pemandian yang bisa me-refresh-kan diri.

Anda lupa membawa makanan ke gunung??

IMG_20150411_180531 IMG_20150411_180549

 

IMG_20150411_181246

Jangan khawatir, siapa sangka ternyata di kaki gunung ini sudah lengkap dengan kafe dengan berbagai menu spesial dan pelayan yang bersedia mengantar hingga ke pondok tempat anda bersantai di tepi kolam. Saatnya memanjakan diri setelah penat seminggu kerja.

Sayangnya jam buka wisata hanya di siang hari dan tidak ada penginapan sehingga anda harus bergegas meninggalkan lokasi sebelum matahari terbenam.

Cara sampai ke Pemandian Putri Panjupian
Desa panjupian berjarak sekitar 20 menit dari kota Tapaktuan ke arah selatan dengan kendaraan bermotor. Untuk sampai ke lokasi anda bisa membawa kendaraan ke kaki gunung dan memarkirkan kendaraan tidak jauh dari lokasi pemandian. Jarak yang tidak begitu jauh dari kota Tapaktuan memudahkan anda untuk bisa kembali ke kota untuk mencari penginapan ataupun hotel di ibu kota tersebut salah satunya Hotel Dian Rana di Tapaktuan.

Selamat berlibur dan refreshing ke Aceh Selatan.

Pengumuman dan Panduan Rekrutmen Pendamping Dana Desa 2015 dari Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi

PANDUAN UMUM PROSES REKRUTMEN TENAGA PENDAMPING IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG DESA

A. PENDAHULUAN

Rencana Pembangunan Jangka Menengah III (2015 – 2019) dan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2015 mengamanatkan bahwa percepatan pembangunan desa akan dilaksanakan melalui implementasi Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Peraturan Presiden Nomor 12 tentang Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi mengamanatkan bahwa Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi memiliki tugas dan fungsi menjalankan urusan pemerintahan di bidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Selain daripada itu, Nota Keuangan APBN Perubahan Tahun Anggaran 2015 mengamanatkan bahwa pengelolaan anggaran dalam rangka penyelesaian akhir PNPM MPd menjadi tanggung jawab Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi.

#anda sedang membaca rekrutmen pendamping desa

baca juga : Habis paket..? ini info paket internet termurah

Kementrian Transmigrasi

Berdasarkan hal tersebut, maka Kementerian Desa memiliki tugas dan fungsi untuk melaksanakan implementasi Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa sekaligus mendampingi penyelesaian akhir PNPM MPd. Dalam rangka mendukung kelancaran implementasi UU Nomor 6 Tahun 2015 tentang desa, sekaligus penyelesaian akhir PNPM MPd, Pemerintah akan melakukan pendampingan dengan dibantu oleh pendamping profesional. Untuk itu, Pemerintah akan mendayagunakan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Desa sedangkan melalui pendamping profesional akan dibantu tenaga ahli dan tenaga pendamping.

Mengingat rentang kendali yang luas, dalam hal pembinaan dan pengelolaan pendampingan maka Pemerintah akan melimpahkan sebagian kewenangannya kepada Pemerintah Provinsi melalui mekanisme dekonsentrasi. Untuk itu, dalam rangka memenuhi kebutuhan pendamping, dipandang perlu disusun Panduan Rekrutmen Pendamping Kabupaten dan Pendamping Kecamatan yang akan digunakan oleh Satker Pelaksana Dekonsentrasi.

anda sedang melihat lowongan pendamping desa

baca juga : mau hp android..? ini info Hp android Xiaomi Mi5 yang fenomenal.

B. PENDAMPING KABUPATEN DAN PENDAMPING KECAMATAN

Tenaga Pendamping Profesional yang terdiri dari Pendamping Kabupaten dan Pendamping Kecamatan memiliki posisi penting dan strategis dalam menentukan kinerja program. Untuk itu, proses rekrutmen terhadap Pendamping harus diatur secara ketat agar diperoleh tenaga Pendamping sesuai kualifikasi yang dibutuhkan.

Secara garis besar proses rekrutmen Pendamping terdiri dari 5 (lima) tahapan pokok yaitu: 1) pemetaan kebutuhan, 2) pengumuman, 3) seleksi pasif, 4) seleksi aktif melalui wawancara, focus group discussion dan test tertulis, serta tahap 5)

pembekalan melalui pelatihan. Rekrutmen Pendamping ini harus mampu menyeleksi pelamar/calon pendamping sesuai kompetensi yang ditetapkan, dan merekrut jumlah pendamping sesuai kebutuhan.

# anda sedang membaca informasi tentang pendamping dana desa

C. JUMLAH TENAGA PENDAMPING

  1. Pendamping Tingkat Kabupaten

Setiap Kabupaten pada prinsipnya didampingi oleh 4 (empat) orang Pendamping Teknis, yaitu: Pendamping Teknis Bidang Pemberdayaan, Pendamping Teknis Bidang Infrastruktur, Pendamping Teknis Bidang Keuangan, dan Pendamping

Teknis Bidang Perguliran dan Pengembangan Usaha.

  1. Asisten Pendamping Tingkat Kabupaten

Asisten Pendamping Teknis Bidang Pemberdayaan diadakan untuk mendukung kinerja Pendamping Kabupaten di kabupaten yang memiliki jumlah kecamatan lebih dari 9 kecamatan.

  1. Pendamping Tingkat Kecamatan

Setiap Kecamatan didampingi oleh Pendamping Desa Bidang Pemberdayaan dan Pendamping Desa Bidang Infrastruktur. Namun demikian, dalam rangka efektivitas dan efisiensi pencapaian tujuan program, maka tenaga Pendamping didayagunakan dan diatur penempatannya berdasarkan jumlah desa dimasingmasing kecamatan.

D. KUALIFIKASI PENDAMPING

Kualifikasi Pendamping untuk setiap jenis pendamping pada setiap lokasi program

dapat dijelaskan sebagai berikut :

  1. Pendamping Teknis Pemberdayaan
    1. Pendidikan Strata-1 atau Diploma-III dari semua bidang ilmu;
    2. Memiliki pengalaman kerja yang relevan dengan program/proyek pemberdayaan masyarakat, untuk S-1 minimal 6 (enam) tahun sedangkan D-3 minimal 8 (delapan) tahun;
    3. Berpengalaman dalam pemberdayaan masyarakat, pendampingan kerja sosial, pendampingan masyarakat, pengorganisasian masyarakat;
    4. Berpengalaman memfasilitasi sistem pembangunan partisipatif, perencanaan program/proyek pembangunan desa/antar desa, fasilitasi manajemen pembangunan desa/antar desa, kajian terhadap peraturan daerah;
    5. Berpengalaman melatih masyarakat yang mencakup aspek penyusunan modul sederhana, fasilitasi masyarakat dalam penyelenggaraan pelatihan, maupun kaderisasi pelatih lokal;
    6. Mampu mengoperasikan peralatan komputer minimal microsoft office;
    7. Sanggup bertempat tinggal di lokasi penugasan;
    8. Pada saat melakukan pendaftaran usia maksimal calon Pendamping Kabupaten Pemberdayaan adalah 50 tahun.
  1. Pendamping Teknis Infrastruktur
    1. Pendidikan minimum S1 atau D-III Teknik Sipil;
    2. Memiliki pengalaman kerja yang relevan dengan pembangunan infrastruktur perdesaan, untuk S-1 minimal 6 (enam) tahun dan D-III minimal 8 (delapan) tahun. Pengecualian khusus untuk Provinsi Maluku, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua pengalaman kerja relevan untuk S-1 minimal 4 (empat) tahun sedangkan D-III minimal 6 (enam) tahun;
    3. Pengalaman kerja yang relevan dengan program/proyek pemberdayaan masyarakat minimal 3 (tiga) tahun;
    4. Berpengalaman memfasilitasi masyarakat dalam menyusun rencana anggaran biaya (RAB) infrastruktur perdesaan sesuai dengan harga satuan setempat;
    5. Berpengalaman memfasilitasi masyarakat dalam menyusun desain teknis sesuai dengan standar teknis infrastruktur perdesaan;
    6. Berpengalaman melatih masyarakat tentang teknis pertukangan yang dibutuhkan dalam pembangunan infrastruktur perdesaan;
    7. Mampu mengoperasikan peralatan komputer minimal microsoft office;
    8. Sanggup bertempat tinggal di lokasi penugasan;
    9. Pada saat melakukan pendaftaran usia maksimal calon Pendamping Kabupaten Teknik adalah 50 tahun.

baca juga tempat wisata di tapaktuan

  1. Pendamping Teknis Keuangan
    1. Pendidikan diutamakan minimum S1 Ekonomi semua jurusan, atau D-III Akuntansi. Bagi yang berpendidikan Non Ekonomi, wajib dibuktikan memiliki pengalaman mendampingi keuangan mikro dan memiliki keahlian melakukan audit internal;
    2. Pengalaman kerja yang relevan S-1 minimum 6 (enam) tahun sedangkan D-III minimum 8 (delapan) tahun; Berpengalaman memfasilitasi masyarakat dalam pengembangan keuangan mikro yang mencakup aspek pengelolaan keuangan, pengelolaan pinjaman, dan pendampingan kelompok peminjam; Berpengalaman memfasilitasi kelompok masyarakat penerima pinjaman yang mencakup aspek permodalan, pengembangan usaha ekonomi, serta penguatan dan pengembangan jaringan lembaga pengelola pinjaman mikro;
    3. Berpengalaman menyusun Laporan Keuangan (Neraca, Laporan Rugi/Laba,dsb), laporan kesehatan lembaga keuangan, dan laporan kesehatan pinjaman;
    4. Berpengalaman memfasilitasi masyarakat dalam mengembangkan kelembagaan keuangan mikro yang mencakup aspek prinsip dan prosedur pengelolaan lembaga keuangan mikro/simpan pinjam/BPR/Koperasi, dsb;
    5. Mampu mengoperasikan komputer minimal Microsoft Office;
    6. Pada saat melakukan pendaftaran usia maksimal calon Pendamping Kabupaten Keuangan adalah 50 tahun.
  1. Pendamping Teknis Perguliran dan Pengembangan Usaha
    1. Memiliki pengalaman kerja, untuk S-1 (diutamakan pendidikan ekonomi) minimal 6 (enam) tahun sedangkan D-3 minimal 8 (delapan) tahun;
    2. Memiliki pengalaman kerja yang relevan minimal 5 tahun, kecuali untuk Provinsi Maluku dan Maluku Utara, pengalaman kerja yang relevan minimal 3 tahun;
    3. Berpengalaman dalam pengelolaan keuangan dan pengelolaan simpan pinjam; Diutamakan yang memiliki latar belakang pemberdayaan ekonomi pedesaan, berpengalaman dalam penguatan dan pengembangan jaringan lembaga pengelola pinjaman mikro.
  1. Asisten Pendamping Teknis Pemberdayaan
    1. Pendidikan Strata-1 atau Diploma-III dari semua bidang ilmu;
    2. Memiliki pengalaman kerja yang relevan dengan program/proyek pemberdayaan masyarakat, untuk S-1 minimal 4 (empat) tahun sedangkan D-3 minimal 6 (enam) tahun;
    3. Berpengalaman dalam pemberdayaan masyarakat, pendampingan kerja sosial, pendampingan masyarakat, pengorganisasian masyarakat;
    4. Berpengalaman memfasilitasi sistem pembangunan partisipatif, perencanaan program/proyek pembangunan desa/antar desa, fasilitasi manajemen pembangunan desa/antar desa, kajian terhadap peraturan daerah;
    5. Berpengalaman melatih masyarakat yang mencakup aspek penyusunan modul sederhana, fasilitasi masyarakat dalam penyelenggaraan pelatihan, maupun kaderisasi pelatih lokal;
    6. Mampu mengoperasikan peralatan komputer minimal microsoft office;
    7. Sanggup bertempat tinggal di lokasi penugasan;
    8. Pada saat melakukan pendaftaran usia maksimal calon Pendamping Kabupaten Pemberdayaan adalah 50 tahun.
  1. Pendamping Desa – Pemberdayaan
    1. Pendidikan S1 dari semua bidang ilmu dengan pengalaman kerja yang relevan dengan program/proyek pemberdayaan masyarakat minimal 3 (tiga) tahun; atau D-3 dari semua bidang ilmu dengan pengalaman kerja yang relevan dengan program/proyek pemberdayaan masyarakat minimal 5 (lima) tahun;
    2. Khusus Provinsi Papua dan Papua Barat kualifikasi Pendamping Kecamatan Pemberdayaan sebagai berikut:
      1. Tingkat pendidikan Strata satu (S-1) fresh graduated dari semua bidang ilmu atau;
      2. Tingkat pendidikan Diploma Tiga (D III) dari semua bidang ilmu dengan pengalaman kerja minimal 3 (tiga) tahun;
    3. Mengenal budaya dan adat istiadat lokasi tugas, diutamakan dapat berbahasa daerah tempat tugas;
    4. Sanggup bertempat tinggal di lokasi penugasan;
    5. Pada saat melakukan pendaftaran usia Pendamping Kecamatan Pemberdayaan maksimal 45 tahun.
  2. Pendamping Desa – Infrastruktur
    1. Pendidikan S1 dari bidang ilmu Teknik Sipil dengan pengalaman kerja yang relevan dengan program/proyek pembangunan infrastruktur minimal 3 (tiga) tahun; atau D-3 Teknik Sipil dengan pengalaman kerja relevan dengan program/proyek infrastruktur minimal 5 (lima) tahun;
    2. Diutamakan memiliki pengalaman berorganisasi dan pernah aktif di kegiatan pemberdayaan masyarakat, pekerjaan sosial, maupun kegiatan pendampingan masyarakat lainnya;
    3. Mengenal budaya dan adat istiadat lokasi tugas, diutamakan dapat berbahasa daerah tempat tugas;
    4. Sanggup bertempat tinggal di lokasi penugasan;
    5. Pada saat melakukan pendaftaran usia Pendamping Kecamatan Teknik maksimal 45 (empat puluh lima) tahun.

baca juga : kumpulan paket internet simpati active rekomendasi

  1. TAHAPAN SELEKSI
    1. Perhitungan Kebutuhan Tenaga Pendamping

Tahap awal dari proses rekrutmen Pendamping adalah menentukan jumlah kebutuhan/kuota tenaga Pendamping Kabupaten dan Pendamping Kecamatan yang harus direkrut, adapun hal-hal yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut:

  1. Satker Pusat menetapkan quota Pendamping yang dihitung berdasarkan kebutuhan dan Pagu Anggaran;
  1. Provinsi melakukan Analisis kebutuhan Pendamping berdasarkan quota pendamping yang ditetapkan Satker Pusat.

B. Pengumuman Rekrutmen Pendamping

Kebutuhan tenaga pendamping, dipubilkasikan secara luas melalui media lokal atau nasional. Prosedur pengumuman seleksi Pendamping adalah sebagai berikut:

  1. Pengumuman rekrutmen Pendamping dilakukan oleh masing-masing Satker Provinsi;
  1. Publikasi dilakukan dengan mencantumkan syarat dan kualifikasi pelamar;
  2. Alamat penyampaian dokumen lamaran melalui PO BOX, ditujukan kepada Satker PMD Provinsi;
  1. Proses penerimaan berkas lamaran Pendamping dilakukan oleh Satker PMD Provinsi.

C. Seleksi Pasif

Seleksi Pasif adalah proses seleksi administrasi terhadap lamaran yang sesuai dengan kualifikasi dan syarat–syarat administrasi. Proses seleksi administrasi menjadi tanggung jawab Satker PMD Provinsi, dan secara teknis dilaksanakan Sekretariat Satker Provinsi dibantu oleh tenaga pendamping profesional.

Langkah-langkah seleksi pasif adalah mengikuti tahapan sebagai berikut:

  1. Sekretariat Provinsi melakukan seleksi pasif. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan seleksi pasif;
  1. Satker PMD Provinsi menyampaikan Berita Acara shortlist (daftar pendek) pelamar kepada Satker Pusat;
  1. Satker Ditjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa mereview dan menetapkan shortlist;
  1. Berdasarkan shortlist yang telah disetujui, Satker PMD Provinsi menetapkan jadwal seleksi aktif;
  1. Satker PMD Provinsi menginformasikan jadwal pelaksanaan seleksi aktif tersebut kepada Satker Pusat;
  1. Satker PMD Provinsi dengan didukung secara teknis oleh Sekretariat Satker PMD Provinsi mengundang peserta seleksi aktif.

kamu sedang melihat informasi pendaftaran pendamping desa

D. Seleksi Aktif

Seleksi aktif merupakan sebuah tahapan seleksi dalam rekrutmen Pendamping yang ditujukan untuk mengetahui aspek pengetahuan, wawasan, kemampuan, sikap dan kepribadian yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas serta keabsahan data dan riwayat hidup dari setiap calon Pendamping. Langkah-langkah seleksi aktif adalah mengikuti tahapan sebagai berikut:

  1. Penetapan Panitia Seleksi Aktif

Panitia seleksi aktif terdiri dari panitia seleksi provinsi dan atau panitia seleksi pusat, untuk itu, Satker PMD Provinsi wajib membentuk panitia seleksi aktif yang terdiri dari Pejabat/Staf PMD Provinsi dan dibantu tenaga pendamping profesional.

  1. Tahapan Seleksi Aktif

Proses Seleksi Aktif Tahap Pertama ditujukan untuk menyaring para pelamar kerja berkaitan dengan pengetahuan dasar tentang bidang tugas yang dipilihnya. Seleksi ini terdiri dari test tertulis, Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara.

E. Pelatihan

Tahapan akhir dari proses seleksi sebagai bagian dari proses rekrutment Pendamping adalah Pelatihan Pra Tugas (pembekalan). Tujuan pelatihan ini adalah memberikan orientasi dan pembekalan kepada calon pendamping agar siap secara mental, serta memberikan pengetahuan, dan ketrampilan sebelum diterjunkan di lokasi penempatan.

F. HONORARIUM DAN TUNJANGAN TENAGA PENDAMPING

  1. Honorarium

Tenaga Pendamping Kabupaten atau Pendamping Kecamatan mengikat perjanjian kerja dengan Satker PMD Provinsi yaitu dalam bentuk kontrak kerja atas penyelesaian seluruh pekerjaan pendampingan masyarakat dalam mendukung implementasi UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan sekaligus penyelesaian akhir PNPM Mandiri Perdesaan dalam batas waktu tertentu, dengan jumlah honorarium yang pasti dan tetap, dan semua risiko yang mungkin terjadi dalam

kegiatan pendampingan masyarakat sepenuhnya ditanggung oleh masing-masing Pendamping. Pembayaran honorarium Pendamping setiap bulan bersifat lumpsum, kecuali untuk pembayaran besaran honorarium Pendamping pada bulan pertama atau pada bulan terakhir Honorarium Pendamping adalah imbalan finansial yang diterima setiap bulan yang diberikan kepada Pendamping sehubungan dengan jasa atas kegiatan pendampingan masyarakat yang dilakukannya selama satu bulan berjalan.

Honorarium Pendamping dibayarkan secara lump-sum yaitu besaran honorarium yang tertuang dalam kontrak kerja yang wajib dibayarkan oleh Satker Provinsi untuk setiap bulannya dengan syarat Pendamping sudah melakukan tugas atau pekerjaan sesuai dalam surat perjanjian kerja sebagaimana dibuktikan dalam bentuk laporan dan bukti-bukti administrasi.

Jumlah dan besaran honorarium yang diterima Pendamping tetap mengacu pada Ketentuan yang telah ditetapkan oleh Satker Pusat, Ditjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementerian Desa

kamu sedang membaca gaji pendamping desa

  1. Tunjangan

Tunjangan Operasional Pendamping adalah tunjangan yang digunakan untuk mendukung kegiatan operasional pendampingan masyarakat, Tunjangan Operasional Pendamping diberikan untuk digunakan membiayai tunjangan perumahan, tunjangan komunikasi, asuransi, dan biaya operasional kantor.

G. PENUTUP

Ketentuan dan Penjelasan lebih lanjut atas pelaksanaa rekrutmen dan pengelolaan tenaga pendamping akan diterbitkan dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) Pembinaan dan Pengelolaan Pendamping Implementasi Undang-Undang Desa.

Jakarta, 27 Maret 2015

A.n. Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi

Plt. Direktur Jenderal Pembangunan dan

Pemberdayaan Masyarakat Desa

Dr. Ir. Suprayoga Hadi, MSP

NIP. 19650530 199103 1 002

ini dia aplikasi wajib android yang mesti kamu instal

Demikian informasi tentang pengumuman dan rekrutmen pendamping desa  untuk anda semoga bermanfaat.

 

Petuah Tentang Harta

Semakin…..
banyak tumpukan harta
Semakin kau sibuk mengurusnya
Tak sadar ternyata waktu hidup habis dimakan olehnya.

Sebaliknya…..
Semakin banyak berbagi dalam kebaikan
Bebanpun tak ada, malah yang belum kau dapatkan akan datang sendiri.. (Kenikmatan melebihi harta)

image

Bisa….
Berupa kesehatan
Berupa kesembuhan sakit
Berupa kemudahan dan lancarnya urusan
Berupa ringannya hidup
Berupa lapangnya langkah dan waktu
Berupa rezeki lebih lancar
Berupa kebahagiaan

Bisa…
Langsung melalui orang-orang yang kau bagi dalam kebaikan,
Melalui orang-orang yang di sekitar orang yang kau bagi dalam kebaikan..
Melalui alam dunia tempat orang yang kau bagi dalam kebaikan,
Bahkan langsung dari Tuhan yang sudah berjanji kebaikan balas kebaikan dengan berlipat ganda…

Dimanapun kau berada..
Kapanpun waktunya…
Bagaimanapun kondisinya…
Apapun permasalahannya…

Demikianlah disampaikan kepada kaum mukmin jika engkau berfikir…

Berbagilah dalam kebaikan…

Desa Siperkas

image

Siperkas

Sepeda motor yang fulltank kubawa dari kota..
Berharap bisa tiba di desa dan nantinya dengan bbm tersisa bisa kembali lagi ke kota..
Simpang tugu, sikalondang, hingga kecamatan longkip harus kulalui…
Hingga Kurang lebih sejam, Tibalah di lokasi…

Sambutan ramah dengan sapaan  khas “khoh kee” pun berkumandang…
Ya.! Demikianlah sapaan yang lazim diucapkan kepada seorang yang berkunjung atau yang dinilai “jarang” datang.

Nyaris tak sadar…. bahwa sejam yang lalu seperti seolah baru berada di mesin waktu..
Waktu yang dengan singkatnya berjalan…. mengantarkan aku kembali hidup di masa dahulu, saaa…ngat dahulu..

Aku berjalan di jalan desa setapak warga
naungan dari pohon kelapa….. cukup melindungi dari terik mentari..

Dugudugudgudugudug…. Saat itu… terdengar suara…
Terlihat sejenis perahu…. melaju dengan sangat laju.
Ya, mereka sebut itu “robin”
Alat transportasi air di sungai sebagai bagian dari peradaban disana..

Walaupun sebenarnya kata robin itu adalah nama merk salah satu mesin diesel….
yang ditempel di perahu mereka

Diapit oleh desa Kuta Beringin dan Ginasing.. jumlah rumah, KK bahkan jumlah jiwa dengan mudah bisa dihitung..

Melihat pemukiman dipinggir sungai yang luas mengingatkanku pada pelajaran sejarah di bab Peradaban Sungai Nil waktu sekolah dulu..

Seluruh deretan rumah warga tepat berhadapan dengan sungai yang luas ini..
Sungai lae souraya namanya…

Peradaban pinggiran sungai ternyata masih ada, ya masih ada..! Bahkan di wilayah KOTA ku
Namanya desa Siperkas…

Subulussalam, 15 maret 2015

Nb. Tulisan ini adalah apresiasi buat “Alinafiah Pinem” alias “Boyan” sebagai pelukis gambar desa siperkas di atas. Saya rasanya tersihir untuk menuliskan sesuatu tentang gambar tersebut.

Karya yang bagus anak muda. Lanjutkan bakat mu..!!

Cara bergaul di zaman modern. Generasi gadged

image

Sejenak duduk di kafe sambil menanti waktu untuk shalat jumat, terlihat setumpuk pemuda berkumpul di sebuah meja. Kalau dulu kita akan menebak mereka pasti sedang berdiskusi atau berkongkow sambil basa basi sekedar melepas kepenatan bercerita sesama teman tapi ternyata tebakan itu nyaris ternyata sudah tidak tepat lagi.

Saya sudah duduk hampir setengah jam lebih di dekat meja mereka namun sama sekali tidak mendengar suara perbincangan atau suara berbicara sedikitpun. Yah.. Demikianlah memang cara bergaul modern sekarang ini.

Secara tidak langsung pergeseran budaya ini sadar ataupun tidak sadar sudah jauh merubah kebiasaan dahulu. Coba tebak, Apakah akan berdampak positif atau negatif ? Silahkan bagi masukannya pada komentar di bawah..

Anak yang dekat dengan ayahnya berpotensi lebih sukses

image

Keluarga yang dilengkapi dengan sang buah hati merupakan suatu kebahagiaan tak ternilai, tidak sedikit pasangan suami istri di dunia belum mendapatkan keturunan.

Berbahagialah keluarga yang mendapatkan belahan jiwa. Memberikan yang terbaik kepadanya adalah prioritas utama dari para orang tua. Termasuk dalam hal mendidik anak.

Perlu kita ketahui bahwa ibu adalah guru pertama bagi sang anak selaku insan yang melahirkan sebagai mana dalam istilah islam kita ketahui “al ummu madrasatun” yang artinya ibu adalah sekolahnya anak.

Di sisi lain, ayah juga berpotensi besar terhadap tumbuh kembang anak, selain sosok ibu, anak juga sangat membutuhkan sosok seorang ayah, tidak sedikit anak yang kadang hanya mau digendong oleh ayahnya saja.

Lazimnya seorang Anak akan lebih menyukai hal-hal baru, kehadiran sentuhan ayah merupakan satu hal baru yang akan menjadi referensi si anak. Semakin banyak hal yang dilakukan ayah maka semakin banyak pula referensi yang direkam oleh anak.

Secara umum menurut kebiasaan dan budaya, seorang ayah lazimnya adalah yang berusaha dan berupaya mencari nafkah, setiap hari sang ayah berfikir dan bekerja untuk survive. Baik secara langsung atau tidak ternyata si anak sudah merekam dan menjadi pola tersendiri seperti pola penyelesaian masalah dan menangkap peluang.

Seperti dilansir suaranews com
Penelitian Father Involvement Research Alliace menjelaskan bayi yang dekat dengan ayah cenderung memiliki emosi yang stabil, lebih percaya diri saat dewasa, serta bersemangat dalam mengeksplorasi potensi diri untuk merealisasikan ide dan impian. Kemudian, dalam lingkungan pergaulan, anak yang dekat dengan ayah cenderung lebih mudah bersosialisasi dan memiliki banyak teman karena dianggap menyenangkan.

Ibu dan ayah memiliki kelebihan masing masing sebagai pengasuh anak. Kalau disimpulkan dalam istilah dapat dikatakan bahwa ibu adalah tempat anak belajar dengan cara mendengar (ilmu yang didapat secara langsung), sementara ayah adalah tempat anak belajar dengan cara membaca (ilmu yang didapatkan dengan butuh proses).

Tentunya hal yang membutuhkan proses akan melatih lebih si anak dan ini merupakan bagian alasan mengapa anak berpotensi lebih sukses jika dekat dengan sang ayah.