Tagged: sukses RSS Toggle Comment Threads | Tombol Pintas

  • Gunawan 3:40 am pada January 14, 2010 Permalink | Balas
    Tags: AKTIFITAS, , MOTIVATION, NILAI-NILAI, sukses,   

    Transfer Nilai-nilai… 

    Untuk hidup, setiap saat kita pasti selalu beraktifitas, sejak bangun pagi hingga kita tidur pulas semuanya isinya adalah aktifitas. Tahukah kita apa di balik aktifitas yang kita kerjakan tsb…?

    Adapun hal di balik semua aktifitas yang kita lalui setiap hari itu adalah bahwa KITA SEDANG MELAKUKAN TRANSFER NILAI-NILAI….
    Timbul pertanyaan, siapa yang mentransfer, siapa yang menerima dan apa pula yang ditransferkan ..?
    Nah, sekarang coba amati ketika kita melakukan salah satu aktifitas, contoh kecil seperti menonton TV, apa yg ditonton menentukan nilai yang akan ditransfer…
    Sekarang coba tebak apa yang anda rasakan setelah menonton film perjuangan nasional…? atau apa yang anda rasakan setelah menonton film percintaan, atau film gulat atau tinju..?
    Kemungkinan besar sepertinya sudah dapat kita ketahui, jika menonton film perjuangan nasional biasanya akan meningkatkan semangat nasional dan mampu berdampak pada prilaku kita akan mengikuti kekuatan nasionalisme seperti film nasionalisme yang kita tonton sebelumnya.
    Lain hal setelah kita menonton film percintaan, dapat dipastikan biasanya kita akan memiliki perasaan yang lebih peka terhadap sesama dibanding menonton film gulat atau tinju yang keras.
    Mendengarkan radio yang bermanfaat, akan membawa pendengarnya menjadi lebih bermanfaat, sebaliknya mendengarkan radio yang hanya nyanyian dan ocehan senda gurau yang tiada akhir tentunya akan membawa pendengarnya lebih suka mendengar ocehan senda gurau seperti itu.
    Tinggal dan beraktifitas bersama orang yang kasar, hal ini tentunya secara perlahan akan mampu menjadikan kita seperti mereka, sebaliknya beraktifitas dalam lingkungan positif dan profesional pastinya harus menjadi demikian pula.
    Itu semua disebabkan naluri manusia yang akan selalu menjiwai setiap aktifitas yang dijalaninya.
    Nah, Apakah yang terjadi..? inilah yang disebut dengan TRANSFER NILAI-NILAI.
    Transfer nilai-nilai terjadi ketika seseorang mulai membuka seluruh panca inderanya kepada dunia, baik itu makhluk hidup maupun benda mati seolah hidup yang dijangkau oleh panca inderanya.
    Teknisnya begini, contoh ketika kita menonton acara ceramah agama, maka indera penglihat dan pendengaran kita sebenarnya adalah sedang menerima nilai-nilai yang ditransferkan dari acara ceramah agama tersebut. Sehingga tidak aneh jika kita akan menjadi lebih semangat untuk menjadi lebih baik.
    Menonton film percintaan, maka indera kita menerima nilai-nilai cinta seperti di film tsb yang ditransferkan melalui TV. sehingga tidaklah heran setelah menontonnya kepekaan perasaan mungkin akan mengalami perubahan.
    Berdagang, melihat dengan seksama pedagang curang yang menikmati riba perolehannya, bisa juga membawa kita untuk berkeinginan menghalalkan riba seperti dia.
    Dikantor, pegawai lain enakan tidur di kantor, bukan tidak mungkin kita (pegawai) yang melihat dengan seksama bisa jadi ikutan mencari lapak lain untuk lahan tidur. Artinya yang tidur mentransfer nilai-nilai buruk yaitu keadaannya yang enakan tidur kepada kita sehingga kitapun bisa menghalalkan tidur.
    Membaca, diskusi dan silaturrahmi yang bermanfaat merupakan salah satu proses tranfer nilai-nilai yang paling baik di samping aktifitas rumah sehari-hari.
    Itulah transfer nilai-nilai, yang selalu kita alami dibalik setiap aktifitas kita.
    Banyak nilai-nilai positif (baik) yang dapat kita peroleh dari setiap aktifitas, dan bisa juga kita terjebak kepada nilai-nilai negatif (buruk) dalam menjalani aktifitas kita..
    Mungkin kita berfikir, “saya kan bisa kontrol diri sendiri, biarpun begini tapi saya tidak akan selalu begini”
    Harus kita sadari kita terbentuk menjadi apa sekarang ini adalah bentukan dari apa yang pernah direkam oleh indera kita sebelumnya.
    Dirimu di masa depan adalah bentukan dari nilai-nilai yang kamu terima saat ini…
    So, sadari setiap aktifitas adalah transfer nilai-nilai, sehingga jika tidak nilai-nilai positif, maka nilai-nilai negatiflah yang kamu terima…
    So, dapatkanlah nilai-nilai positif ketika indera mulai merasa….
    Gunawan
    gunawan_ftm@yahoo.com
    waiting for U’re comment….
    Trasfer Nilai-Nilai
     
  • Gunawan 5:58 pm pada June 18, 2009 Permalink | Balas
    Tags: , keuangan, , sukses   

    The Power Of Kepepet 

    Ada 2 penyebab yang membuat orang tidak tergerak untuk BERUBAH. Yang pertama adalah Impiannya Kurang Kuat dan yang kedua Tidak Kepepet. Coba bayangkan Anda seorang karyawan yang bekerja dengan gaji 2jt/bulan. Seyogyanya Andapun merasa cukup puas. Kemudian pada suatu waktu anda ingin meningkatkan penghasilan dengan berbisnis. Calon mitra bisnis anda meminta anda untuk menyediakan modal sebesar 50jt untuk membantu membangun bisnis tersebut. Apa yang anda pikirkan….? Dengan gaji 2jt/bulan untuk mencapai 50jt akan memakan waktu 25 bulan kerja. Atau kerja 2 tahun lebih. Sementara mitra bisnis Anda meminta kepastian besok atau lusa. Anda mungkin gagal berbisnis dengan mitra bisnis anda, atau lebih parah anda akan memaki habis mitra bisnis anda tadi “yang tidak-tidak saja, masa saya harus ngumpulin 50jt besok pagi…!, wong edan….!”. Nah…, Bagaimana kalau ceritanya kita modif sedikit…? “Coba Bayangkan……! Anda mempunyai seorang buah hati kecil, mungil dan manis yang sangat Anda sayangi sepenuh hati, Tiba-tiba malam hari ini si buah hati mendadak sakit keras, demam tinggi dan kondisinya semakin melemah. Sehingga kemudian Anda membawanya kerumah sakit. Setelah pengecekan di U G D, ternyata dia didiagnosis mengidap penyakit yang sangat kronis bagi seorang anak kecil. Dokter mengatakan sebaiknya besok juga dia harus dioperasi, jika tidak nyawanya akan melayang. Sementara Pihak rumahsakit mengatakan “Pak…, operasi hanya bisa dilaksanakan apabila menyerahkan uang tunai sebesar 50jt untuk pembiayaan proses operasi paling lambat jam 9 besok pagi agar operasi bisa segera dilangsungkan, bagaimana pak….? Bisa…?”. Nah…, Bagaimana….? Apakah Anda masih ingin mengatakan tidak bisa…? Saya rasa mayoritas akan menjawab “YA SAYA BISA….”. Kenapa bisa…? , yak arena KEPEPET…!, Jika tidak, maka yang akan ditanggung akan sangat besar bahkan sangat menyakitkan.

    Kepepet-VS-Iming-iming

    The Power of Kepepet

    The Power of Kepepet

    Bayangkan anda sedang berada diatas gedung A setinggi 180m (angina kencang, bahkan melihat ke bawahpun bisa menggigil). Bersebelahan pada jarak 10 meter, ada gedung B dimana ketinggiannya sama. Di antara gedung terdapat sebatang besi yang lebarnya hanya sejengkal.Mampukah Anda melintasi besi tersebut hingga ke Gedung B…? Mungkin Anda berfikir:”gila sekali, mempertaruhkan nyawa seperti itu hanya untuk berhasil melintasi sebatang besi….!”. Coba sedikit kita “modif”, di Gedung B kita buat sebuah iming-iming hadiah sebesar 10 juta. Anda mgkn berfikir: “10jt….? Ah… kayaknya ga sebanding dengan resiko yang akan kita terima., ogah ah…”. Baik, kita modif sedikit lagi : “di Gedung B kita berikan iming-iming hadiah sebesar Rp. 1.000.000.000 (1miliyar). Nah… disini mungkin ada yang mulai mengabaikan resikonya karena iming-imingnya sudah cukup kuat, tapi mungkin masih saja ada yang tidak mau mempertaruhkan nyawanya seperti itu.” Karena sifatnya bisa berhasil bisa mati konyol. Atau bisa dikatakan kemungkinannya paling hebat adalah 50:50 alias untung-untungan. Sekarang coba ceritanya kita modif menjadi: “Gedung A mengalami kecelakaan akan Runtuh. Tempat Anda berdiri sekarang mulai bergetar (entah karena dihantap pesawat, dll) sehingga mengindikasikan akan runtuh. Tanpa pikir panjang, andapun langsung berlari melintasi batangan besi tadi menuju Gedung B. dan sekalipun iming-iming 1miliyar sudah tidak ada, Anda pasti akan tetap melintasi besi tersebut. Betul…?” So.., manakah jenis motivasi anda…? Kepepet or iming-iming….? Silakan baca The Power Of Kepepet tulisan Jaya Setiabudi

     
    • Nugroho S 7:43 am pada Januari 28, 2010 Permalink | Balas

      Gw juga kepepet pingin punya usaha sendiri, makanya gw coba usaha adsense, nah web gw : http://www.new-humor.co.nr
      Jangan lupa komentarnya ya…

      • Gunawan 1:22 am pada Februari 5, 2010 Permalink | Balas

        good luck,
        pastikan keyword anda tepat. sy yakin setinggi dan serendah apapun keyword “funny” yg anda bawa kalau selalu giat melakukan block walking seperti ini. Pasti page rank situs anda akan dipuncak kejayaannya mbah google. Thanks.

    • neody 7:40 am pada Juni 26, 2010 Permalink | Balas

      mantab artikelnya…

      kemarin saya lagi curhat di kaskus dengan seseorang melalui private message.

      eh dia menganjurkan saya untuk mencari buku ini, dan ternyata review nya ada disini.

      gramedia ahh…:ngacir:

      • Gunawan 6:57 am pada Juni 27, 2010 Permalink | Balas

        selamat membaca, dan langsung ACTION….!!!
        intinya agar berhasil tu cuma : BERANI..BERANI..BERANI..

        • neody 10:40 am pada Juni 28, 2010 Permalink

          haduh mas, bukunya wis entek (bukunya sudah habis), akhirnya saya memebeli yang lain dan tidak kalah mantabnya, bukunya pak Adi W gunawan “The secret of Mindset”

c
Tulis postingan baru
j
tulisan berikutnya/komentar berikutnya
k
tulisan sebelumnya/komentar sebelumnya
r
reply
e
sunting
o
tampilkan/sembunyikan komentar
t
ke atas
l
masuk ke log
h
show/hide help
shift + esc
cancel
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.